Beribadah Sepanjang Hidup "Beribadah Itu Asyik"
Wednesday, 6 June 2018
Add Comment
Beribadah Sepanjang Hidup >> Menurut Sayyid Qutb dalam tafsirnya Fi Zahilalil Qur'an menjelaskan, bagaimana ibadah malaikat kepada Allah. Karena malaikat adalah makhluk yang palng dekat kepada Allah. Hal ini bisa dilihat dari ketaatan malaikat dalam ibadah yang tidak pernah terputus dan terhenti.
"Dan kepunyaan'Nyalah segala yang dilangit dan dibumi. dan malaikat
yang disisi'Nya, mereka tidak mempunyai rasa sangkuh untuk menyembah'Nya
dan tiada pula merasa letih. Mereka selalu bertasbih malam dan siang
tiada henti" (QS.21:19-20).
Manusia, Menurut Sayyid Qutb, bisa melakukan ibadah seperti itu
sepanjang siang dan malam, tetapi tidak sama dengan apa yang dilakukan
malaikat mampu dilakukan (dengan tasbih tanpa putus) sebab malaikat
tidak punya hawa nafsu.
Karena Islam menganggap segala gerakan dan napas sebagai ibadah bila
seorang Muslim mempersembahkan dan menghadapkannya kepada Allah. Bahkan,
walaupun hal itu merupakan kesenangan materi denganmenikmati
kebaikan-kebaikan kenimatan duniawi.
Jadi, setiap Muslim bisa tetap dalam ibadah selama 24 jam, sejauh apa
yang dilakukan berupa amal-amal kebaikan. Mencuci baju,
menyetrika,mengajar, menulis, membaca, berkata baik, memasak utnuk
keluarga, bahkan mencari nafkah dan seluruh aktivitas dan sekedar
senyumanpun adalah ibadah, selama itu diniatkan karena Allah Swt.
Karena aktivitas bernilai ibadah jika memang niat awalnya adalah dalam rangka mendapat ridha Allah Ta'ala.
"Sesungguhnya setiap amalan bergantungan pada niatnya" (HR. Bukhari).
Strategi Dalam Ibadah
Meskipun demikian, tetap saja ibadah
yang Allah sebutkan di dalam Al-Quran secara eksplisit dan dicontohkan
oleh Nabi Muhammad tetap menjadi perkara yang sangat utama. Seperti
Shalat, Membaca Al'Quran, membaca tasbih dan lain sebagainya.
Terkait hal ibadah, Abbdullah Ibn Mas'ud
berkata, "Sesungguhnya bagi setiap hati ada saat-saat giat dan
semangat, juga ada saat lemah dan malas. Maka manfaatkanlah dengan
beramal sebaik-baiknya tatkala ia giat dan semangat, kemudian
istirahatlah tatkala ia lemah dan malas."
Oleh karena itu Nabi Muhammad tidak
pernah lepas dari yang namanya Istigfar. Dalam sehari setidaknya beliau
beristigfar sebanyak 70 kali.
Hal tersebut dalam rangka untuk menjaga
hati dari berbagai ancaman gangguan, satu di antaranya adalah gangguan
kemalasan dalam beribadah. Dan, yang paling utama dari istigfar itu
adalah agar Allah mengampuni dosa-dosa kita, kemudian memompa semangat
kita dalam beribadah kepada-Nya, sehingga kebahagiaan dunia akhirat
benar dapat kita rasakan.
Sebenarnya beribadah kepada Allah Swt itu sangat mudah dan Asyik bukan.

0 Response to "Beribadah Sepanjang Hidup "Beribadah Itu Asyik" "
Post a Comment